Kuliner Horror yang menegangkan: The Menu (2022)
Hari hari berjalan seperti biasanya, buka Youtube, tutup Youtube, buka Tiktok, tutup Tiktok, buka Instagram scroll reels dan tanpa terasa sudah 1 jam lebih saya scrolling reels.
Saya stop scrolling ketika menemukan potongan scene dari film The Menu dan langsung saya masukkan ke watchlist Letterboxd saya.
Itu cerita bagaimana saya menemukan film ini, dan cerita itu sudah setahun lalu (tahun 2025) saya baru nonton di tahun 2026. Bukan karena sibuk, tapi terlalu banyak film film bagus yang harus ditonton.
Pengenalan
Disutradarai oleh Mark Mylod dan dibintangi Anya Taylor-Joy sebagai Margot, Ralph Fiennes sebagai Chef Slowik, Nicholas Hoult sebagai Tyler dan masih banyak yang lainnya. Ralph Fiennes memenangkan penghargaan Best Actors in a Horror Movie di Critics Choice Super Award (2023) dan mendapatkan 5 nominasi di Saturn Awards ke 51
Cerita
Film ini menceritakan tentang Margot (Anya Taylor- Joy) yang diajak oleh Tyler (Nicholas Hoult) untuk makan di restoran ekslusif yang berlokasi di sebuah pulau pribadi.
Mereka bersama rombongan rombongan orang dengan status ekonominya kaya raya, ada yang berprofesi sebagai kritikus makanan, aktor dan juga investor dari restoran itu sendiri.
Sesampainya dipulau, mereka disambut oleh Elsa (Hong Chau) seorang tour guide sekaligus pelayan dari restoran. Mereka pergi berkeliling sekitar pulau, ke tempat para tamu tidur dan rumah pengasapan daging.
Singkat cerita pada malam hari mereka sudah memulai fine dining. Course pertama dan kedua dihidangkan secara bergantian. Seperti pada makanan mewah biasanya. Porsi yang sedikit walaupun secara visual enak tapi terlihat tidak mengenyangkan hanya untuk mengotori gigi saja.
Sampai hidangan kedua disajikan saya dibuat penasaran, Chef Slowik yang diperankan oleh Ralph Fiennes membuat ekspresi yang mencurigakan membuat saya bertanya tanya “Ada apa dengan Chef ini?”.
Sampai course keempat dihidangkan saya benar benar terkejut dibuatnya. Course ketiga ini diberi nama “The Mess” sesuai namanya ajalah ya, diawali dengan teatrikal seorang Sous Chef yang mana membuat para tamu menjadi kacau.
Semua hidangan mempunyai ceritanya sendiri disini dan ada beberapa teatrikal yang ditampilkan untuk menguatkan cerita dari makanan makanan yang disajikan.
Menurut Saya
Yang membuat film ini menarik untuk ditonton adalah karena penggabungan antara kuliner dan horror. Setiap menu dihidangkan selalu ada text deskripsi dari menu yang membuat saya penasaran menunggu next menu apalagi yang dihidangkan.
Tapi setelah saya selesai menonton ada hal yang kerasa kurang. Saya berpikir semalam suntuk untuk mencari apa yang kurang dari film ini, saya pikir pikir sepertinya kurang di latar belakang para tamu dan Chef Slowik itu sendiri, walaupun sudah sedikit digambarkan lewat foto foto di ruangan rumah Chef Slowik.
Chef Slowik yang mengejar kesempurnaan dari setiap makanan yang disajikan membuat di menghilangkan rasa yang ada didalam dirinya. Ia rela melakukan apapun untuk mengejar kesempurnaan itu. Walau akhirnya rasa yang ada didalam dirinya itu terdapat di sebuah Cheeseburger.




Komentar
Posting Komentar